Filed under Krupuk Untuk Jiwa

[Kripik 68] Menikmati Setiap Gigitan

[Kripik 68] Menikmati Setiap Gigitan

Lili dan Sari bertemu lagi setelah sekian lama berpisah. Mereka melepas kerinduan sambil menceritakan kondisinya masing-masing. “ALHAMDULILLAH anakku sudah tiga, cewek semua. Anakmu berapa Sar…? “Anakku empat…Dua cowok dan dua cewek…Wah anakku nakal-nakal Lil…! Susah diatur…Suamimu kerja di mana Lil…?” “Aku dan suamiku buka usaha bersama jual kue, lumayan kecil-kecilan…” “Wah enak kamu ya…Suamiku kerja … Continue reading

[Kripik 67] Kuat Agar Bermanfaat

[Kripik 67] Kuat Agar Bermanfaat

“Ayah…Maukah Ayah jadi lilin bagi Bunda dan anak-anak…Menyediakan sinar terang bagi kami…?” “Tidak mau Bunda…” “Lho…Ayah tidak bersedia berkorban untuk kami? Ayah tidak sayang pada Bunda dan anak-anak kita…??” “Ayah tidak mau jadi lilin…Bund…Ayah tidak mau habis terbakar…” “Ayah egois…! Ayah tidak sayang Bunda dan anak-anak…!” “Ayah tidak mau jadi lilin Bund…Ayah mau jadi pohon … Continue reading

[Kripik 66] Manusia atau Biji Jagung

[Kripik 66] Manusia atau Biji Jagung

Joni mengalami ketakutan terhadap ayam sampai harus dirawat di Rumah Sakit Jiwa. Ternyata dia berhalusinasi bahwa dirinya bukanlah manusia, tapi biji jagung, sehingga sangat takut dimakan ayam. Setelah setahun berada di Rumah Sakit Jiwa, dan mendapatkan berbagai macam terapi, dokter menguji tingkat kewarasannya. “Joni…Apa kabar…?” “Alhamdulillah baik Pak Dokter…” “Saya mau nanya, tolong dijawab dengan … Continue reading

[Kripik 65] Musibah sebagai Teguran

[Kripik 65] Musibah sebagai Teguran

“Bagaimana kabarmu Dul?” “Tidak begitu baik Dil…Aku sedang dapat musibah…Bisnisku berantakan…” “Apa yang kamu lakukan menghadapi musibah itu Dul?” “Ya aku harus lebih meningkatkan kesabaran Dil…Doakan aku ya…!” “Aku akan selalu mendoakanmu…Apakah cukup dengan bersabar kamu menghadapi musibah itu Dul?” “Maksudmu Dil??” Adul menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Sebelumnya aku mau tanya, sebenarnya kamu sedang … Continue reading

[Kripik 64] Sukses Tergantung Tindakan

[Kripik 64] Sukses Tergantung Tindakan

Beberapa hari lalu saya mendapat musibah, ujian berat bagi seorang yang mendapatkan kebahagiaan dengan menulis. Tiba-tiba beberapa tombol keyboard laptop saya tidak berfungsi. Awalnya saya pikir hanya masalah pada software, harapan saya. Setelah dilakukan pemeriksaan seksama ternyata masalah pada hardware. Kebahagiaan saya diuji. Butuh waktu lama dan biaya besar untuk memperbaiki keyboard. Padahal banyak proyek … Continue reading

[Kripik 63] Mengkhawatirkan Potensi Ancaman

[Kripik 63] Mengkhawatirkan Potensi Ancaman

Saya berencana bepergian dengan menggunakan kendaraan umum pada siang hari, namun pada pagi harinya hujan mulai turun deras. Pada pagi hari itu saya merasa resah karena khawatir derasnya hujan akan menghambat perjalanan di siang hari. Saat mengantar anak ke sekolah TK saya memarkir mobil menunggu sampai anak saya  pulang, tiba-tiba ada mobil parkir melintang menghalangi. … Continue reading

[Kripik 61] Telur Bahagia atau Ayam Senyum

[Kripik 61] Telur Bahagia atau Ayam Senyum

Lebih dulu mana : senyum atau bahagia? “Bahagia dulu dong…! “ “Senyumlah maka bahagia akan datang…” Wah ada dua jawaban, sebelum tahu jawaban yang benar ada pertanyaan lain : Lebih dulu mana : ayam atau telur? “Ayam dulu dong…Kalau telur dulu, khan di dalamnya belum ada bibit ayam” “Telur dulu dong…Khan ayamnya ayam jantan, jadi … Continue reading

[Kripik 60] Just Move

[Kripik 60] Just Move

“Kok tidur melulu Dul…Pagi-pagi begini semua orang semangat berkarya,kamu malah tidur!” “Pusing Dil…Stress aku…Dagangan sepi, harga-harga naik semua, daripada pusing mending tidur…!” “Kalau sakit memang harus istirahat Dul…Saat stress pikiran perlu diistirahatkan, tapi jangan lama-lama. Tidur terlalu lama juga tidak baik untuk kesehatan, kalau belum juga sembuh kamu harus berobat. Kalau pusingmu karena stress memikirkan … Continue reading

[Kripik 59] Tindakan Nyata

[Kripik 59] Tindakan Nyata

Di sebuah kantin perusahaan, Adul, Wawan dan Budi makan siang dalam satu meja. Adul dan Wawan asyik membicarakan keburukan-keburukan perusahaan mereka. “Kacau nih management tempat kita..! Struktur organisasinya tidak efisien…!” “Iya…Apalagi di divisiku…” “Seharusnya kita bisa mendapatkan keuntungan lebih besar, gara-gara pengaturan yang tidak becus kita gak dapat bonus…!” Selama bermenit-menit, sambil makan, Adul dan … Continue reading

[Kripik 58] Buah Kebahagiaan

[Kripik 58] Buah Kebahagiaan

Konon ada seorang saudagar kaya  mengunjungi gurunya. “Guru, saya sudah memiliki harta berlimpah, tapi saya tidak merasa bahagia. Apa yang harus saya lakukan Guru?” “Bahagia seperti apa yang kau inginkan?” “Itulah Guru…Saya bingung…” “Baiklah…Besok pagi sekali kamu masuk ke hutan itu untuk mencari buah kebahagiaan. Sebagai bekal bawalah sekantung jambu air ini. Kau temukan atau … Continue reading

[Kripik 57] Memasang Foto di Dinding

[Kripik 57] Memasang Foto di Dinding

Saat ingin memajang  foto berbingkai  yang besar  di dinding, Anda akan menyiapkan paku, palu dan mungkin tali. Tempat sudah Anda tentukan, secara visualisasi sudah Anda tentukan posisi foto  tersebut. Namun sebelum memaku Anda ragu terhadap posisi foto itu di dinding. Anda ingin memastikan bahwa foto itu akan terpasang tepat dan indah di dinding, maka Anda … Continue reading

[Kripik 56] Mengenali Posisi Saat Ini

[Kripik 56] Mengenali Posisi Saat Ini

Suatu saat petugas polisi menerima telepon permintaan pertolongan. “Halo Pak Polisi, saya minta tolong Pak! Saya tersesat!” “Selamat siang. Kami siap membantu Bapak. Anda hendak ke mana?” “Saya mau ke pasar Kota Baru pak!” “Sekarang Anda berada di mana?” “Pak Polisi ini bagaimana..! Kalau saya tahu ngapain saya telpon Bapak!!?” “Saya juga bingung Pak…Bagaimana saya … Continue reading

[Kripik 55] Ukuran Gelas

[Kripik 55] Ukuran Gelas

Pada saat liburan Andi mengajak istri dan anak-anaknya menjenguk orang tuanya, kakek dan nenek dari anak-anaknya. Pada suatu malam Andi ngobrol berdua dengan ayahnya, kesempatan yang sebenarnya dinanti-nanti Andi. “Ayah, apa sich makna hidup berkelimpahan? Ada orang yang bilang bahwa hidup bahagia itu adalah hidup yang berkelimpahan. Apakah hidup berkelimpahan itu hidup dengan harta yang … Continue reading

[Kripik 54] Lomba Lari Jarak Pendek

[Kripik 54] Lomba Lari Jarak Pendek

Cabang Olah Raga yang paling sederhana adalah lomba lari, khususnya lomba lari jarak pendek  atau sprint. Seorang sprinter memiliki  tujuan dan misi yang sangat jelas. Tujuannya jelas, bahkan langsung terlihat mata telanjang, yaitu garis finish. Visinya jelas, yaitu menjadi yang pertama mencapai finish. Aksinya jelas dan sederhana, lari secepat mungkin. Seorang sprinter mengarahkan pandangannya ke … Continue reading

[Kripik 53] Sekarang Bayar Besok Gratis

[Kripik 53] Sekarang Bayar Besok Gratis

“Sekarang bayar, besok gratis” Kata-kata ini sering terpampang di dinding rumah makan. Saya yakin kecuali untuk sekedar guyonan pemilik rumah makan tidak punya maksud lain. Dulu, waktu SD saya pernah baca cerita humor tentang orang lugu yang ‘tertipu’ tulisan itu. Sekarang saya tidak yakin ada orang begitu bodohnya sehingga tertipu tulisan itu. Pertanyaan yang menarik … Continue reading

[Kripik 5 untuk Anakku] Kebahagiaan Bebek

[Kripik 5 untuk Anakku] Kebahagiaan Bebek

Seekor bebek yang tinggal di sebuah taman kota merasa bosan dan ingin mencari kebahagiaan di tempat lain. Dia berjalan menuju tanah lapang yang luas, sebuah lapangan bola. “Wah..Enak di sini, sangat luas dan lega dibanding tempatku” Agak lama bebek mulai merasa kepanasan karena terik matahari. “Ternyata nggak enak di sini…Panas tidak ada tempat berteduh”. Bebek … Continue reading

[Kripik 52] Mengalir atau Mengambang

[Kripik 52] Mengalir atau Mengambang

“Bagai air yang mengalir” Ungkapan yang luar biasa, karena air yang mengalir mempunyai keteguhan, komitmen dan kekuatan yang dahsyat. Air yang mengalir juga punya tujuan yang jelas. Air sungai mengalir dari hulu ke hilir, berawal dari mata air mengalir sampai muara. Sepanjang perjalanan apapun dilakukan oleh air agar bisa tetap mengalir, batu besar pun dia … Continue reading

[Kripik 51] Pilihan Saat Sedih

[Kripik 51] Pilihan Saat Sedih

“Apa saya gila ya pak? Siang hari saya bisa begitu ceria dan bahagia, malamnya saya bisa sangat sedih dan gundah” Begitulah ungkapan perasaan seorang sahabat yang mengkhawatirkan keadaan dirinya. Sahabat saya ini merasa sangat bahagia saat berkumpul dengan teman-temannya, namun berubah sedih saat sendirian di kamarnya tanpa kesibukan. Sahabat saya sudah ditinggal kedua orang tuanya. … Continue reading

[Kripik 4 untuk Anakku] Kemuliaan Cacing Tanah

[Kripik 4 untuk Anakku] Kemuliaan Cacing Tanah

Anakku… Aku akan menceritakan tentang persahabatan ulat dengan cacing tanah, yang mungkin bisa menghilangkan kegundahan hatimu. Di sebuah kebun, tinggal dan bersahabat seekor ulat dengan seekor cacing tanah. Hampir setiap hari mereka bermain bersama. Sampai suatu saat ulat berpamitan kepada cacing karena harus berproses dalam kepompong untuk berubah menjadi kupu-kupu. Setelah beberapa hari kepompong terbuka … Continue reading

[Kripik 50] Percaya dan Patuh

[Kripik 50] Percaya dan Patuh

Tempat parkir yang sering  kacau adalah di depan sekolah TK atau SD. Penyebab kekacauan adalah keterbatasan petugas parkir sedangkan mobil-mobil pengantar siswa datangnya hampir bersamaan. Ditambah lagi pengendara mobil pengantar, yang sebagian besar ibu-ibu,  seringkali tidak patuh pada aba-aba petugas parkir, seperti yang dilakukan istri saya. Suatu pagi saya mendampingi istri mengantar Hanun sekolah. Sesampai … Continue reading

[Kripik 49] Bereaksi dengan Merelakan

[Kripik 49] Bereaksi dengan Merelakan

“Mau jemput dukun bayi dia…” Begitulah seloroh Ayah saya dulu bila melihat ada mobil yang ngebut zig-zag, salip sana-salip sini. Kata-kata Ayah itu masih saya ingat sampai saat ini, karena saat itu saya langsung memikirkannya dengan serius. Bagaimana seandainya benar? Bagaimana seandainya dalam mobil itu ada orang sakit gawat? Kasihan khan… Saat berkendara di jalan … Continue reading

[Kripik 3 untuk Anakku] Kisah Anak Landak

[Kripik 3 untuk Anakku] Kisah Anak Landak

Hari ini adalah hari pertama Lindi, si landak kecil, bersekolah. Lindi agak resah karena untuk pertama kali harus berpisah dengan ibunya. “Gembiralah nak…Kamu akan bertemu banyak teman baru. Di sekolah juga ada Bu Guru yang baik dan sabar” Mamanya berusaha menenangkan dan memberi semangat. “Tapi aku takut Ma…” Lindi agak merengek. “Kenapa takut…Kamu khan berangkat bersama … Continue reading

[Kripik 2 untuk Anakku]Naik ke Puncak dengan Bahagia

[Kripik 2 untuk Anakku]Naik ke Puncak dengan Bahagia

Naik-naik ke puncak gunung…tinggi-tinggi sekali Naik-naik ke puncak gunung…tinggi-tinggi sekali Kiri-kanan kulihat saja banyak pohon cemara..aa.. Kiri-kanan kulihat saja banyak pohon cemara…   Anakku, hidup ini harus selalu mendaki. Naiklah ke puncak gunung yang tinggi anakku, karena di sanalah cita-citamu, tinggi sekali, setinggi mungkin. Cita-citamu harus kauletakkan setinggi mungkin. Bila kau menemui jurang, atau batu … Continue reading

[Kripik 1 untuk Anakku] Syukuri Empat Balonmu

[Kripik 1 untuk Anakku] Syukuri Empat Balonmu

Balonku ada lima Rupa-rupa warnanya Hijau kuning kelabu merah muda dan biru Meletus balon hijau …dor! Hatiku sangat kacau Balonku tinggal Empat Kupengang erat-erat Hanun senang ya kalau punya lima balon berwarna-warni? “Senang sekali pak…!” Kalau senang apa yang dilakukan Hanun? “Aku akan bernyanyi, menari sambil memainkan balonku” Apa lagi? “Ya itu aja Pak…” Hanun … Continue reading