Filed under Parenting

[Persiapan Ujian Nasional] Orang Tua Wajib Memberi Contoh Sikap Ikhlas dan Proaktif

[Persiapan Ujian Nasional] Orang Tua Wajib Memberi Contoh Sikap Ikhlas dan Proaktif

Pola pendidikan yang terbaik adalah teladan, tidak ada yang lebih baik. Semua agama, semua ajaran, menggunakan pola itu. Bila ingin berhasil mendidik maka berikan contoh. Saat-saat ini ujian nasional semakin dekat. Banyak siswa yang mulai stress mendekati saat ujian nasional. Padahal semakin stress semakin fatal akibatnya, sebanyak apapun memori yang sudah tersimpan tidak akan bisa … Continue reading

[Parenting] Waspadai Televisi dan Komputer

[Parenting] Waspadai Televisi dan Komputer

“Anak mungkin tidak menuruti kata-kata orang tua, tapi anak selalu berhasil meniru orang tuanya” Pendidikan paling efektif adalah teladan. Proses pendidikan anak terjadi sejak usia anak nol tahun oleh seluruh orang-orang dewasa, atau bahkan seluruh orang yang lebih tua, di sekitar anak. Setiap ucapan, tindakan semua orang di sekitar anak akan ditangkap panca indra anak … Continue reading

[Kripik 5 untuk Anakku] Kebahagiaan Bebek

[Kripik 5 untuk Anakku] Kebahagiaan Bebek

Seekor bebek yang tinggal di sebuah taman kota merasa bosan dan ingin mencari kebahagiaan di tempat lain. Dia berjalan menuju tanah lapang yang luas, sebuah lapangan bola. “Wah..Enak di sini, sangat luas dan lega dibanding tempatku” Agak lama bebek mulai merasa kepanasan karena terik matahari. “Ternyata nggak enak di sini…Panas tidak ada tempat berteduh”. Bebek … Continue reading

[Kripik 3 untuk Anakku] Kisah Anak Landak

[Kripik 3 untuk Anakku] Kisah Anak Landak

Hari ini adalah hari pertama Lindi, si landak kecil, bersekolah. Lindi agak resah karena untuk pertama kali harus berpisah dengan ibunya. “Gembiralah nak…Kamu akan bertemu banyak teman baru. Di sekolah juga ada Bu Guru yang baik dan sabar” Mamanya berusaha menenangkan dan memberi semangat. “Tapi aku takut Ma…” Lindi agak merengek. “Kenapa takut…Kamu khan berangkat bersama … Continue reading

[Kripik 2 untuk Anakku]Naik ke Puncak dengan Bahagia

[Kripik 2 untuk Anakku]Naik ke Puncak dengan Bahagia

Naik-naik ke puncak gunung…tinggi-tinggi sekali Naik-naik ke puncak gunung…tinggi-tinggi sekali Kiri-kanan kulihat saja banyak pohon cemara..aa.. Kiri-kanan kulihat saja banyak pohon cemara…   Anakku, hidup ini harus selalu mendaki. Naiklah ke puncak gunung yang tinggi anakku, karena di sanalah cita-citamu, tinggi sekali, setinggi mungkin. Cita-citamu harus kauletakkan setinggi mungkin. Bila kau menemui jurang, atau batu … Continue reading

[Kripik 1 untuk Anakku] Syukuri Empat Balonmu

[Kripik 1 untuk Anakku] Syukuri Empat Balonmu

Balonku ada lima Rupa-rupa warnanya Hijau kuning kelabu merah muda dan biru Meletus balon hijau …dor! Hatiku sangat kacau Balonku tinggal Empat Kupengang erat-erat Hanun senang ya kalau punya lima balon berwarna-warni? “Senang sekali pak…!” Kalau senang apa yang dilakukan Hanun? “Aku akan bernyanyi, menari sambil memainkan balonku” Apa lagi? “Ya itu aja Pak…” Hanun … Continue reading

[Parenting] Seri Buku Raport : Project Bersama

[Parenting] Seri Buku Raport : Project Bersama

Selesai membaca buku raport anak, ada tiga kemungkinan sikap orang tua yang paling banyak  dilakukan. Pertama adalah sikap puas atau senang atau bangga karena mendapati nilai-nilai anaknya bagus-bagus. Sikap kedua adalah kecewa atau marah atau resah karena mendapati nilai-nilai anaknya mengecewakan. Yang ketiga adalah bersikap biasa atau dingin atau acuh. Tentu saja sikap ketiga adalah … Continue reading

[Parenting] Seri Buku Raport : Terlambat Bila Baru Tahu Kondisi Anak dari Raport

[Parenting] Seri Buku Raport : Terlambat Bila Baru Tahu Kondisi Anak dari Raport

“Ayo belajar! Sebentar lagi khan ujian!!”  Hardikan orang tua yang diucapkan hampir setiap hari saat anaknya akan menghadapi ujian. “Kok nilaimu jelek sich?!!” Hardikan orang tua yang diucapkan dengan emosi setelah membaca buku raport anaknya. Siklus hardikan orang tua kepada anaknya terjadi setiap semester, dan banyak yang tidak mengalami perubahan, baik perubahan sikap sang orang … Continue reading

[Kisah Bersambung] Si Sunar 2 : Si Kepala Tempe Masuk Taman Kanak-kanak

[Kisah Bersambung] Si Sunar 2 : Si Kepala Tempe Masuk Taman Kanak-kanak

Sunar lahir pada malam Jumat Kliwon, tepatnya dini hari sebelum adzan Shubuh. Ayahnya memberi nama Sunar dengan harapan bisa bersinar dan menyinari, bersinar kebaikannya dan menyinari orang-orang di sekitarnya. Setahun lebih setelah Sunar lahir Ibunya melahirkan anak yang ketiga. Terpaksa Sunar dititipkan ke kakek-neneknya, karena ibunya tidak mampu merawat dua batita sekaligus sementara dia juga … Continue reading

[Kisah Bersambung] Si Sunar 1 : Lahirnya Anak Aneh

[Kisah Bersambung] Si Sunar 1 : Lahirnya Anak Aneh

Pada suatu malam beberapa puluh tahun yang lalu, di sebuah rumah sakit di kota kecil, seorang ibu sedang berjuang melahirkan anaknya. Proses persalinan sang ibu tidak bisa lancar karena posisi bayi yang tidak lazim, atau mungkin bentuk kepalanya yang tidak normal, yang berada di ujung jalan lahir adalah jidat sang bayi. Pada zaman itu proses … Continue reading

[Parenting] Seri Buku Raport : Layakkah Ranking Jadi Acuan Orang Tua?

[Parenting] Seri Buku Raport : Layakkah Ranking Jadi Acuan Orang Tua?

“Dul ngapain wajahmu sewot gitu…Be happy…be happy…” “Habis marahin anakku Dil….” “Kenapa? Nakal?” “Anakku ranking sembilan di kelasnya Dil…” “Lho kok malah kamu marahin…Harusnya bangga dong punya anak masuk sepuluh besar di kelas…!” “Ya marah dong…! Wong jumlah muridnya di kelas hanya sembilan….!” Menurut Anda benarkah sikap Adul? Bila Anda jadi Adul, apakah Anda akan … Continue reading

[Parenting] Seri Buku Raport : Perlukah Sekolah Mengumumkan Ranking Siswa?

[Parenting] Seri Buku Raport : Perlukah Sekolah Mengumumkan Ranking Siswa?

Saat penerimaan raport siswa ada dua pertanyaan yang paling sering diajukan orang tua atau wali murid, yaitu tentang anaknya naik atau tidak dan tentang ranking. Pertanyaan pertama biasanya diajukan oleh orang tua yang menyadari bahwa anaknya bermasalah, sedangkan pertanyaan yang kedua ditanyakan oleh orang tua yang merasa anaknya punya potensi akademik. Pentingkah perankingan? Perlukah dilakukan? … Continue reading

[Parenting] Menerima Sepenuhnya # 2 : Kondisi

[Parenting] Menerima Sepenuhnya # 2 : Kondisi

Setiap orang tua menghendaki  kondisi yang terbaik untuk anaknya. Begitu besar kehendak itu hingga apapun dilakukan orang tua untuk mendapatkannya. Segala macam pengorbananpun dilakukan orang tua, itulah yang dikatakan orang tua. Benarkah semua usaha itu demi kebaikan anak? Benarkah semua itu adalah pengorbanan untuk anak? Saat anak terlahir, hadir di dunia, adalah babak baru hidup … Continue reading

[Parenting] Menerima Sepenuhnya # 1 : Diri Sendiri

[Parenting] Menerima Sepenuhnya # 1 : Diri Sendiri

Saat pertama kali kita mempunyai anak, perasaan kita campur aduk. Dan yang terbesar adalah perasaan bahagia. Betapa tidak, kita mendapatkan sebuah anugerah sekaligus amanah yang sangat besar dari Tuhan Yang Maha Penyayang. Memang ada juga yang hanya sedikit merasa bahagia, bahkan sangat sedikit. Tapi sebagian besar kita merasa seperti mendapatkan sebuah hadiah yang sangat indah. … Continue reading